Wanjakti akan Usulkan Calon Tunggal Kapolri kepada Presiden | Lensakota | Update Terkini dari Setiap Kota di Indonesia

Mobile Menu

ads

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

More News

Wanjakti akan Usulkan Calon Tunggal Kapolri kepada Presiden

December 19, 2020

Jakarta - Wanjakti saat ini godok 10 jenderal bintang 3 calon kapolri. Dari 10 nama ini akan dikerucutkan menjadi satu figur yang nantinya diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Informasi yang diterima awak media, Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi Polri atau Wanjakti telah menentukan 10 komjen sebagai kandidat pengganti Kapolri Jenderal Pol Idham Azis pada Jumat (18/12/2020). Enam orang di antaranya merupakan komjen di internal Polri dan empat lainnya bertugas di luar struktur Polri.

Di antara enam nama komjen yang bertugas di Polri, antara lain terdapat Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto dan Kabaintelkam Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Sedangkan jenderal bintang tiga yang bertugas di luar struktur Polri antara lain Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar, Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) Komjen Pol Bambang Sunarwibowo.

Calon Tunggal Kapolri Pengganti Jenderal Idham Aziz

Menurut informasi di internal Polri, Wanjakti godok 10 jenderal bintang 3 itu kemungkinan besar hanya akan memilih satu kandidat. Nama ini yang kemudian diserahkan kepada Presiden Jokowi untuk disetor ke Komisi III DPR.

"Calon tunggal," kata salah satu pejabat Polri yang meminta namanya tak disebutkan ini.

Kapolri Idham Azis akan pensiun pada Januari 2021. Mantan Kabareskrim ini hanya menjabat setahun lebih dua bulan sejak dilantik Presiden pada 1 November 2019. Komisioner Kompolnas Poengky Indarti mengaku telah mengantongi nama calon Kapolri yang akan diusulkan ke Jokowi.

Namun dia tidak menyebut nama kandidat tersebut. Merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia, Pasal 11 ayat (6) huruf B menyatakan, Kapolri yang baru sebelum dipilih dilihat dari dua aspek, yakni kepangkatan dan jenjang karier.

"Yang dimaksud dengan jenjang kepangkatan ialah prinsip senioritas dalam arti penyandang pangkat tertinggi di bawah Kapolri," ucap Poengky, Sabtu (19/12/2020). Sedangkan yang dimaksud dengan jenjang karier yaitu pengalaman penugasan dari perwira tinggi calon Kapolri pada berbagai bidang profesi Kepolisian atau berbagai macam jabatan di kepolisian.
Please write your comments
Open Comments
Close comment